Prabowo Tegas: Utang Whoosh Jangan Dijadikan Senjata Politik, Kok Bisa ?

  • 2 min read
  • Nov 04, 2025

Presiden Prabowo Subianto menanggapi isu seputar Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) atau yang dikenal dengan nama Whoosh. Ia meminta agar masalah ini tidak dipolitisasi dan menegaskan komitmennya untuk bertanggung jawab penuh terhadap proyek tersebut. Pernyataan ini disampaikan di Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta Pusat, pada Selasa (4/11), memberikan sinyal kuat atas perhatian pemerintah terhadap proyek strategis nasional ini.

Isu Whoosh belakangan ini memang menjadi sorotan publik. Berbagai pertanyaan dan kekhawatiran muncul terkait operasional dan dampaknya. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan pandangannya secara lugas, bertujuan untuk menenangkan masyarakat dan memberikan kepastian atas langkah-langkah yang akan diambil.

Tanggung Jawab Penuh dan Penegasan Prabowo

Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya telah mempelajari secara mendalam berbagai aspek terkait proyek Whoosh. Sebagai bentuk komitmennya, ia menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab penuh atas segala hal yang berkaitan dengan proyek kereta cepat tersebut.

Permintaan untuk Tidak Mempolitisasi

Prabowo juga mengimbau agar permasalahan Whoosh tidak dipolitisasi. Ia khawatir akan adanya pihak-pihak yang berusaha menciptakan kecemasan di kalangan masyarakat.

“Jangan dipolitisasi, jangan kita menari di gendangnya orang, mungkin ada pihak-pihak yang ingin selalu menimbulkan kecemasan rakyat,” kata Prabowo.

Pernyataan Langsung Prabowo

Berikut adalah pernyataan langsung dari Prabowo Subianto terkait tanggung jawabnya terhadap proyek Whoosh:

“Jadi PT KAI nggak usah khawatir, semuanya nggak usah khawatir, rakyat kita layani. Kita berjuang untuk rakyat kita, teknologi semua sarana itu tanggungjawab bersama. Dan itu diujungnya itu tanggungjawab Presiden RI. Jadi saya sekarang tanggungjawab Whoosh,” tegasnya.

Manfaat Transportasi Umum dan Pertimbangan Proyek

Prabowo juga menyoroti pentingnya melihat proyek transportasi umum seperti Whoosh dari sudut pandang manfaat bagi masyarakat, bukan hanya dari perhitungan untung rugi.

Ia menekankan bahwa proyek kereta cepat di seluruh dunia seringkali tidak hanya diukur berdasarkan keuntungan finansial semata. Yang lebih penting adalah manfaat yang dirasakan oleh masyarakat luas.

“Whoosh itu semua public transport diseluruh dunia jangan dihitung untung rugi, rugi nggak. Hitung manfaat nggak untuk rakyat? Di seluruh dunia begitu. Jadi namanya public service obligation,” pungkasnya.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *