Alumni dan Kader DDI Bentuk PWDDI Gorontalo, Prof. Ahmad Faisal Jadi Ketua

  • 2 min read
  • Jan 12, 2026

GORONTALO, LIMEHU.COM – Alumni dan kader Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) menggelar Tudang Sipulung atau pertemuan bersama yang berlangsung di Zarona Cafe, Kota Gorontalo, Minggu, (11/1/2025). Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan pembentukan Pengurus Wilayah DDI (PWDDI) Provinsi Gorontalo.

Tudang Sipulung itu dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo Dr. H. Kaswad Sartono, M.Ag selaku inisiator, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo Prof. Dr. H. Ahmad Faisal, M.Ag, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo Dr. H. Mansur Basir.

Sejumlah alumni dan kader DDI lainnya juga turut hadir, di antaranya Dr. Andi Jufri, Dr. H. Dulsukmi Kasim, Lc., MH, H. Ismail, Dr. Jufri, M.Ag, Dr. Misbahuddin, AS, AD, Ismail, S.Ag., MH, Rustan, S.HI, Jamil, S.Ag., M.H, Sapri Safri, Lc., serta Suryanto, SE.

Dr. H. Kaswad Sartono menjelaskan, pertemuan tersebut digelar sebagai ajang silaturahmi antaralumni dan kader DDI, sekaligus sebagai forum pembentukan kepengurusan PWDDI Provinsi Gorontalo.

“Dari hasil Tudang Sipulung ini, disepakati beberapa keputusan penting, salah satunya penunjukan langsung Prof. Dr. H. Ahmad Faisal sebagai Ketua PWDDI Gorontalo, Dr. H. Dulsukmi Kasim, Lc., MA sebagai sekretaris, dan Suryanto, SE sebagai bendahara,” ungkap Kaswad.

Selain itu, disepakati pula bahwa seluruh peserta yang hadir bertindak sebagai formatur untuk melengkapi struktur kepengurusan PWDDI Gorontalo. Para formatur juga diberi mandat melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta kader dan alumni DDI di Gorontalo, termasuk melakukan koordinasi dengan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Gorontalo.

Kaswad berharap seluruh kesepakatan yang dihasilkan dalam Tudang Sipulung tersebut menjadi keputusan bersama yang bersifat final. Ia menargetkan penyusunan kepengurusan PWDDI Gorontalo dapat diselesaikan paling lambat dua minggu.

“Pelantikan PWDDI Gorontalo direncanakan pada 17 Februari 2026, bertepatan dengan hari lahir DDI di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyusunan kepengurusan PWDDI Gorontalo ditargetkan rampung dalam waktu paling lambat dua minggu. Sementara itu, pelantikan PWDDI Gorontalo direncanakan akan dilaksanakan pada 17 Februari 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Lahir DDI di Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan.

Melalui pertemuan ini DDI diharapkan mampu mendorong kontribusi kader dalam menjalankan Trilogi DDI, yaitu pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan, serta menjadi pintu masuk bagi pembentukan pondok pesantren DDI di Provinsi Gorontalo.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *