GORONTALO, LIMEHU.COM – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Kabupaten Gorontalo Utara, Ridwan Monoarfa, menerima sejumlah aspirasi warga terkait dampak Hutan Tanaman Industri (HTI) saat melaksanakan reses di Desa Iloheluma, Dusun Botu Tomie, Kecamatan Anggrek, Senin (2/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut, warga meminta agar lahan HTI seluas sekitar 400 hektare dikembalikan kepada masyarakat dan disertifikatkan. Warga menyebut lahan itu sebelumnya merupakan milik masyarakat yang pada tahun 2013 dialihkan kepada perusahaan HTI, sehingga berdampak pada sekitar 72 Kepala Keluarga.
“Pengalihan lahan itu menyebabkan penggusuran sebagian warga dan persoalannya sempat berproses hingga ke pengadilan,” ungkap salah seorang warga.
Warga menilai kehilangan lahan tersebut berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat, mengingat lahan yang tergolong subur itu selama ini menjadi sumber penghidupan melalui komoditas pertanian seperti cengkeh, pala, kelapa, rambutan, dan durian.
Selain persoalan lahan, masyarakat Dusun Botu Tomie juga mengusulkan pemasangan listrik gratis bagi sekitar 10 Kepala Keluarga yang hingga kini belum memiliki akses listrik. Keterbatasan listrik dinilai menghambat aktivitas dan kesejahteraan warga.
Aspirasi serupa juga disampaikan warga Desa Tolango yang mengeluhkan dampak lingkungan dari aktivitas perusahaan HTI. Warga menyebut banjir kerap terjadi akibat material yang terbawa dari kawasan perusahaan, sehingga merusak lahan pertanian dan mengancam permukiman.
Di bidang ketenagakerjaan, warga Desa Iloheluma mempertanyakan minimnya penyerapan tenaga kerja lokal oleh perusahaan HTI. Generasi muda juga menyoroti pembatasan usia dalam penerimaan tenaga kerja yang dinilai menyulitkan masyarakat memperoleh pekerjaan, meskipun banyak warga telah berstatus lulusan perguruan tinggi.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ridwan Monoarfa menyatakan seluruh masukan masyarakat telah dicatat dan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.
“Seluruh aspirasi masyarakat akan kami tindak lanjuti sesuai kewenangan melalui koordinasi dengan pihak terkait,” ujar politisi Partai NasDem tersebut.