Pelaksanaan MBG di MTs 1 Kota Gorontalo Tuai Kritik

  • 1 min read
  • Feb 23, 2026

GORONTALO, LIMEHU.COM – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Gorontalo mendapat sorotan dari orang tua murid. Mereka menilai makanan yang dibagikan kepada siswa belum sesuai dengan harapan program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi peserta didik.

Salah satu orang tua murid, Hendrik Saidi, mengaku kecewa dengan menu yang diterima anak-anak. Ia menilai kualitas makanan yang dibagikan tidak mencerminkan standar makanan bergizi sebagaimana yang selama ini disampaikan pemerintah.

“Masakan makan bergizi modelnya seperti ini. Menu yang diberikan tidak layak dan jauh dari ekspektasi orang tua,” ungkap Hendrik, Senin (23/1).

Menurutnya, pelaksanaan program tersebut sebaiknya dievaluasi, bahkan dihentikan sementara selama bulan Ramadan untuk menghindari munculnya prasangka buruk di tengah masyarakat.

“Saran saya, selama bulan Ramadan sebaiknya dihentikan dulu daripada nanti makanan yang diberikan ke anak-anak justru menimbulkan prasangka buruk dari orang tua murid lainnya,” tambahnya.

Hendrik berharap pihak sekolah bersama petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat meningkatkan pengawasan serta memastikan kualitas makanan yang dibagikan benar-benar sesuai standar program.

“Saya berharap pihak sekolah maupun petugas MBG lebih hati-hati lagi dalam pengawasan serta pemberian program makan bergizi gratis ini,” katanya.

Sementara itu, redaksi telah berupaya menghubungi pihak petugas SPPG terkait untuk meminta tanggapan atas sorotan tersebut. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi yang diberikan.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi siswa. Evaluasi dan pengawasan dinilai penting agar pelaksanaannya berjalan sesuai tujuan dan standar yang telah ditetapkan.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *