Jakarta – Kabar duka menyelimuti dunia properti Indonesia. Salah satu tokoh sentral di balik kesuksesan pengembang ternama, Alam Sutera Realty, telah berpulang. Sosok pendiri Argo Manunggal Group, The Ning King, menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu, 2 November 2023, di usia 94 tahun.
Kabar duka ini disampaikan melalui akun Instagram resmi Alam Sutera. Kepergian The Ning King menjadi kehilangan besar bagi industri properti Tanah Air. Beliau tidak hanya dikenal sebagai pengusaha sukses, tetapi juga sebagai sosok yang visioner dalam mengembangkan kawasan hunian dan komersial.
Kabar Duka: The Ning King Berpulang
Kabar duka ini pertama kali diumumkan melalui unggahan di akun Instagram resmi Alam Sutera. Unggahan tersebut menyampaikan berita duka cita mendalam atas meninggalnya Bapak The Ning King, pendiri Argo Manunggal Group.
Berikut adalah pernyataan resmi dari Alam Sutera:
“Atas berpulangnya ke Rumah Bapa di Surga. Bapak The Ning King Pendiri Argo Manunggal Group 20 April 1931-2 November 2023,”
Alam Sutera Group juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam:
“Segenap keluarga besar Alam Sutera Group menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kiranya damai dan terang kasih Kristus senantiasa menyertai dan memberi penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan,”
Profil Singkat The Ning King
The Ning King lahir di Bandung pada 20 April 1931. Semasa hidupnya, beliau dikenal sebagai seorang pengusaha sukses di berbagai bidang, mulai dari real estat, pembuatan baja, asuransi, hingga industri unggas. Berdasarkan catatan, The Ning King pernah menempati posisi ke-50 dalam daftar orang terkaya di Indonesia dengan perkiraan kekayaan mencapai USD 450 juta.
Awal Karier di Industri Tekstil
Sebelum meraih kesuksesan di dunia properti, The Ning King memulai kariernya di industri tekstil. Bisnisnya kemudian berkembang pesat dan membentuk konglomerasi Argo Manunggal Group. Kiprahnya di dunia bisnis menjadi inspirasi bagi banyak pengusaha lainnya.
Jejak Bisnis Argo Manunggal Group
Di bawah naungan Argo Manunggal Group, terdapat beberapa perusahaan besar yang sukses. Diantaranya adalah:
Proyek-Proyek Terkemuka
Selain Alam Sutera, The Ning King juga dikenal sebagai sosok penting di balik beberapa proyek prestisius lainnya, seperti Flavor Bliss, The Tower, dan Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali. Kontribusinya dalam pengembangan proyek-proyek ini memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Indonesia.
Setelah sukses di Alam Sutera, perusahaan yang kini dikelola oleh menantunya tersebut terus berekspansi. Salah satunya adalah dengan mendirikan kawasan Suvarna Sutera di Tangerang yang memiliki luas mencapai 2.600 hektare.