Evaluasi Pelatih: Putri KW Butuh Fokus dan Variasi Smash Demi Juara

  • 2 min read
  • Nov 04, 2025

Berikut adalah artikel yang ditulis ulang dengan gaya jurnalistik yang segar dan memenuhi kriteria yang Anda berikan:

Jakarta, JawaPos.com – Putri Kusuma Wardani, pebulu tangkis tunggal putri andalan Indonesia, belum berhasil meraih gelar juara di Hylo Open 2025. Meskipun demikian, penampilan Putri KW di turnamen tersebut tetap mendapat apresiasi dari pelatih kepala Pelatnas PBSI, Imam Tohari. Imam memberikan evaluasi mendalam terkait penampilan anak asuhnya, menyoroti aspek-aspek yang perlu ditingkatkan untuk mencapai performa terbaik.

Putri KW berhasil melaju hingga babak final Hylo Open 2025, menjadi salah satu dari tiga wakil Indonesia yang berjuang memperebutkan gelar juara. Namun, langkahnya terhenti di partai puncak setelah kalah dari unggulan kedua asal Denmark, Mia Blichfeldt. Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Putri KW dan tim pelatih untuk terus berbenah.

Evaluasi Menyeluruh dari Sang Pelatih

Imam Tohari mengakui adanya peningkatan performa Putri KW dalam beberapa aspek. Ia menilai bahwa penampilan Putri KW di tahun 2025 menunjukkan kemajuan signifikan, meskipun konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.

Fokus yang Perlu Ditingkatkan

Salah satu sorotan utama dari Imam Tohari adalah hilangnya fokus Putri KW di lapangan. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu penyebab utama kegagalan Putri KW meraih gelar juara di Hylo Open 2025.

“Untuk di Hylo Open ini Putri performanya masih kurang maksimal karena fokusnya di lapangan terkadang hilang dan ini yang membuat Putri banyak melakukan kesalahan sendiri,” jelas Imam Tohari.

Ia menambahkan, meskipun peluang untuk menang terbuka lebar, tekanan di partai final memang berbeda. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Putri KW.

Variasi Pukulan Smash Perlu Ditingkatkan

Selain aspek non-teknis, Imam Tohari juga menyoroti aspek teknis, terutama variasi pukulan smash Putri KW. Ia menilai, variasi pukulan smash perlu ditingkatkan agar Putri KW memiliki lebih banyak opsi dalam mengumpulkan poin.

Imam Tohari juga menyoroti pentingnya peningkatan aspek fisik, terutama kecepatan dan kekuatan pukulan. Ia menekankan pentingnya peningkatan fokus di lapangan sebagai kunci untuk meraih hasil yang lebih baik di masa mendatang.

Pelatih Imam Tohari menyatakan bahwa pengalaman di final Hylo Open 2025 adalah pembelajaran berharga bagi Putri KW. Pertandingan tersebut memberikan kesempatan bagi Putri KW untuk berkembang dan belajar menghadapi tekanan di level tertinggi.

Berikut pernyataan lengkap Imam Tohari mengenai evaluasi Putri Kusuma Wardani:

“Secara keseluruhan saya menilai adanya peningkatan performa dari sisi teknik, fisik dan strategi bermain Putri KW di tahun 2025 ini walaupun penampilannya masih belum konsisten,” ucap Imam Tohari.

“Sebenarnya peluang Putri untuk keluar memjadi juara terbuka cukup lebar, apalagi menilik rekor Head to Head nya seimbang dan pertemuan terakhir dimenangkan oleh Putri. Tetapi ini adalah pertandingan final yang tentunya memang berbeda dari partai lainnya, pasti lebih tegang untuk semua pemain,” imbuhnya.

“Dari segi teknik, bola-bola atas (smash) lebih dipoles lagi variasi pukulannya kemudian dari segi fisik untuk speed dan power nya harus lebih baik lagi dan yang paling penting kita akan tingkatkan fokus Putri di lapangan,” jelas Imam.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *