Lumajang, sebuah kabupaten di Jawa Timur, memukau dengan pesona alamnya yang begitu memikat. Terletak di kaki Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa, Lumajang menawarkan berbagai destinasi wisata alam yang memanjakan mata, khususnya air terjun dengan suasana alami dan asri. Bagi para pencinta keindahan alam dan petualang, Lumajang menjadi pilihan tepat untuk mengisi liburan.
Jika Anda sedang merencanakan perjalanan untuk menikmati keindahan air terjun di Lumajang, berikut adalah beberapa rekomendasi yang bisa menjadi referensi perjalanan Anda.
Air Terjun Tumpak Sewu
Air Terjun Tumpak Sewu sudah lama dikenal sebagai destinasi favorit di Lumajang. Keindahannya yang menakjubkan selalu berhasil memukau para wisatawan. Pengunjung memiliki pilihan untuk turun lebih dekat ke air terjun atau menikmati pemandangan dari spot atas.
Air Terjun Tumpak Sewu juga dikenal sebagai “Coban Sewu”. Nama ini merujuk pada keindahan air terjun yang bertumpuk-tumpuk, yang merupakan gabungan dari banyaknya air terjun sehingga menciptakan pemandangan yang spektakuler.
Lokasi air terjun Tumpak Sewu berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, tepatnya di kaki Gunung Semeru. Di sekitar air terjun ini, terdapat beberapa destinasi menarik lainnya, seperti Goa Bidadari, Tebing Nirwana, dan Goa Tetes.
Air Terjun Kabut Pelangi
Air Terjun Kabut Pelangi adalah salah satu air terjun fenomenal di Lumajang. Keunikan air terjun ini terletak pada fenomena pelangi yang sering muncul di sekitar air terjun. Pembiasan cahaya matahari dengan butiran air menciptakan pemandangan pelangi yang indah dan memukau.
Selain keindahan pelangi, Air Terjun Kabut Pelangi juga menawarkan udara segar khas pegunungan. Udara segar ini memberikan ketenangan dan relaksasi bagi para wisatawan yang berkunjung.
Lokasi Air Terjun Kabut Pelangi berada di perbatasan Kabupaten Malang dan Lumajang, tepatnya di Desa Pronojiwo. Jaraknya sekitar 30 kilometer dari pusat kota Lumajang.
Air Terjun Kapas Biru
Air Terjun Kapas Biru, atau yang dikenal sebagai Coban Kapas Biru, memiliki daya tarik yang unik. Jika dilihat dari kejauhan, air terjun ini tampak seperti kapas berwarna biru. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 100 meter, menawarkan pemandangan tebing yang tinggi dan kolam alami yang menyegarkan.
Air Terjun Kapas Biru menawarkan beberapa daya tarik, termasuk pemandangan eksotis Gunung Semeru, air terjun bertingkat dengan debit air yang deras dan jernih, serta suasana yang tenang, cocok untuk dijadikan tempat relaksasi. Suasana hutan yang masih alami membuat lokasi ini ideal untuk mencari ketenangan.
Lokasi air terjun Kapas Biru berada di Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
Air Terjun Antrukan Trap Sewu
Air terjun Antrukan Trap Sewu adalah destinasi wisata yang belum banyak dikenal oleh wisatawan luar Lumajang. Air terjun ini muncul di tebing tinggi dan dikelilingi oleh ribuan tumbuhan hijau. Pemandangan air terjun ini sangat memikat dan layak untuk diabadikan.
Nama Trap Sewu diambil dari jumlah tangga menuju lokasi wisata. Tempat ini sangat cocok untuk menjadi destinasi wisata keluarga.
Lokasi air terjun Antrukan Trap Sewu berada di Jalan Trap Sewu, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang.
Air Terjun Coban Sriti
Coban Sriti menawarkan pemandangan pegunungan hijau dan tebing tinggi yang memukau. Air terjun ini cukup tersembunyi, dengan ketinggian mencapai 150 meter, menjadikannya salah satu air terjun tertinggi di Indonesia.
Coban Sriti juga dikenal sebagai Coban Wolu, yang dalam bahasa Jawa berarti delapan. Nama ini merujuk pada jumlah sungai yang harus diseberangi untuk mencapai air terjun.
Keindahan Coban Sriti sangat ikonik. Namun, karena arus airnya yang deras dan berisiko, air terjun ini hanya bisa dinikmati dari kejauhan.
Lokasi air terjun Coban Sriti berada di Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.