Battery School 2025 Bongkar Rahasia EV: Bisakah Baterai Lithium-Ion Meledak di Mobilmu?

  • 2 min read
  • Nov 04, 2025

National Battery Research Institute (NBRI) kembali menggelar Battery School, kali ini dengan fokus pada keselamatan dan mitigasi risiko kebakaran pada baterai lithium-ion di kendaraan listrik (EV). Acara ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara teori akademis dan praktik lapangan, menghadirkan sesi kuliah, demonstrasi teknis, serta diskusi interaktif bersama para ahli dari berbagai bidang.

Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam pengembangan teknologi kendaraan listrik di Indonesia. Dengan adanya Battery School, diharapkan para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan terkait keamanan baterai EV.

Meningkatkan Budaya Keselamatan di Industri EV

Prof. Evvy Kartini, Founder NBRI, menekankan pentingnya Battery School dalam memperkuat budaya keselamatan di industri kendaraan listrik. Acara ini tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga memberikan pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan industri. Peserta akan mendapatkan pemahaman mendalam tentang protokol keselamatan, strategi mitigasi risiko, serta praktik standarisasi.

Materi Pembelajaran dan Penerapan

  • Pemahaman tentang protokol keselamatan.
  • Strategi mitigasi risiko.
  • Praktik standarisasi untuk memastikan baterai kendaraan listrik aman dan andal.
  • NBRI juga menyoroti potensi bahaya dan risiko thermal runaway yang dapat memicu kebakaran pada baterai lithium-ion. Selain itu, peserta akan dibekali pengetahuan tentang standar, kebijakan, dan regulasi keselamatan baik di tingkat nasional maupun internasional.

    Demonstrasi dan Penanganan Kebakaran Baterai

    Sebagai bagian dari pembelajaran, peserta akan menyaksikan demonstrasi pemadaman kebakaran baterai lithium-ion. Tujuannya adalah untuk memperlihatkan prosedur penanganan insiden dan teknik mitigasi sesuai protokol keselamatan global.

    Prof. Evvy menjelaskan tujuan dari demonstrasi tersebut:

    “Melalui demonstrasi ini, peserta bisa melihat secara langsung bagaimana risiko kebakaran akibat thermal runaway dapat dikendalikan dengan tepat.”

    Fokus pada Keselamatan Baterai di Berbagai Aspek

    Battery School edisi Oktober 2025 tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas teknis, tetapi juga membangun pemahaman dasar dan terapan tentang keselamatan baterai di kalangan pendidik dan profesional industri. Program ini mendorong penerapan praktik terbaik, mulai dari desain hingga penanganan baterai di akhir masa pakai.

    PT Famindo Alfa Spektrum Teknologi (FAST) turut berpartisipasi sebagai mitra, memperkenalkan solusi pemadaman kebakaran modern, termasuk teknologi media pemadam khusus untuk baterai lithium-ion.

    Willy Hadiwijaya, CEO PT FAST, menyampaikan pandangannya mengenai kolaborasi ini:

    “Kami memiliki visi yang sama dengan NBRI dalam memperluas edukasi keselamatan di industri kendaraan listrik.”

    FAST, selain dikenal dengan produk APAR konvensional, juga menghadirkan inovasi berbasis sains untuk menangani risiko kebakaran pada sistem energi baru dan terbarukan. Willy menambahkan:

    “Dalam setiap revolusi teknologi, kesiapan mitigasi risiko menjadi hal penting agar kemajuan membawa rasa aman bagi semua.”

    Post Terkait :

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *